serenada jingga
kutinggalkan bayangmu di peron stasion Cirebon
sejauh angin menerbangkan bulu bulu matamu
tubuhku terempas diantara pekik kehidupan jalanan
dan kerinduan yang menyeruak dalam
ketika merahnya senja tak membasuh lukaku
sungguh masih tercium wangi jilbabmu
kutinggalkan bayang
tapi kucari sukmamu yang menggeleparkan jiwa
yang menarik seluruh sukmaku ke dekat pohon
dimana selembar daun pun tak luput dari mata sang pencipta
dalam pejam kurasa genggaman tanganmu berkeringat
ingin aku membimbingmu
jkt, okt 2006

No comments:
Post a Comment