Saturday, January 26, 2008


catatan buat El Amien

sebutir embun jatuh entah dimana
sejuknya membelah jendela dan beranda

diantara hiruk pikuk dan debu jalanan
kupunguti setiap senyum dan amarah
lalu kuselipkan di keranjang gendongan
di sini kutemukan kuningnya bunga edelweis
yang terlepas dari jemari para pendaki

manakala orang memetiknya
ada tempat penuh cinta yang seharusnya, entah dimana

sementara biarkan orang melarikan hidupnya ke yogya ke surabaya
ingin kubiarkan seluruh nadi mati
bila kasih sang pencipta akan mengalir deras

tak ada pakaian yang lebih bermakna
selain kasih sang pencipta
dimana kita tersipu mengenakan di depannya

bjb 0108

Wednesday, January 23, 2008

serenada jingga

kutinggalkan bayangmu di peron stasion Cirebon
sejauh angin menerbangkan bulu bulu matamu
tubuhku terempas diantara pekik kehidupan jalanan
dan kerinduan yang menyeruak dalam

ketika merahnya senja tak membasuh lukaku
sungguh masih tercium wangi jilbabmu

kutinggalkan bayang
tapi kucari sukmamu yang menggeleparkan jiwa

yang menarik seluruh sukmaku ke dekat pohon
dimana selembar daun pun tak luput dari mata sang pencipta
dalam pejam kurasa genggaman tanganmu berkeringat
ingin aku membimbingmu

jkt, okt 2006